Friday, August 28, 2009

Tips menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Bulan Puasa

Sariawan atau gangguan mulut lainnya...biasanya sering terjadi pada saat kita menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan. berikut adalah tips menjaga kesehatan gigi dan mulut yang saya kutip dari inlah.com semoga bermanfaat:

Mulut Baik di Bulan Baik

Garam dipercaya berkhasiat mendetoks racun dan dapat membantu menanggulangi gangguan pada gusi. Sedangkan jeruk nipis berkhasiat mengobati sariawan, sakit gigi, serta mencegah kanker mulut.

Pada Ramadhan, menjaga kesegaran mulut memang penting; sama halnya dengan menjaga mulut dari kata-kata tidak bermanfaat, menjaga sikap serta saling mengajak dalam berbuat kebaikan.

Bersih itu sangat penting bagi manusia. Dalam Al Qur’an, Allah SWT mengingatkan manusia untuk menjaga kebersihan, dan tidak kurang dari 33 kali disebutkan tentang thaharah (kebersihan), mencakup masalah kebersihan lahir, batin, pakaian, makanan, harta, tempat tinggal dan kebersihan lingkungan.

"Nabi Muhammad SAW pun sudah mengajarkan kita untuk selalu peduli dengan kesehatan gigi dan mulut dan turut mengingatkan pengikutnya. Dengan demikian, sudah sewajarnya kita sebagai umat Islam untuk terus berusaha menjaga kebersihan diri kita termasuk kesehatan gigi dan mulut untuk memberikan kesegaran bagi diri, terutama pada saat kita ingin mengucapkan kebaikan dan menjaga mulut dari kata-kata yang tidak bermanfaat saat kita menjalankan ibadah puasa," ungkap Ustad H. Ahmad Zacky dalam acara buka bersama kampanye Mulut Baik di Bulan Baik Pepsodent Herbal, pekan lalu.

Peka akan pentingnya menjaga kebersihan di bulan Ramadhan melalui kampanye Mulut Baik di Bulan Baik Pepsodent Herbal mengajak masyarakat meningkatkan kebersihan lahir batin dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut agar senantiasa segar dalam menjaga tutur lisan.

"Dengan menggunakan Pepsodent Herbal yang dapat merawat kesehatan gigi dan mulut secara alami; daun sirih, jeruk nipis dan garam, dikombinasikan dengan bahan yang diproses secara ilmiah (kalsium dan fluoride) sebagai perlindungan maksimum untuk mencegah timbulnya bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dan menjadikan gigi sehat dan kuat. Kandungan daun sirih mampu menanggulangi masalah bakteri dan formula gelnya yang lembut adalah solusi jitu demi kenyamanan dan kesehatan mulut dan gigi selama berpuasa," kata Amalia Sarah Santi, Brand Manager Pepsodent PT Unilever Indonesia Tbk.

Sementara seorang pakar tumbuhan dan obat tradisional, dr Setiawan Dalimartha dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pola hidup 'kembali ke alam' yang kian digemari dewasa ini berpengaruh juga pada kesehatan dan perawatan gigi dan mulut.

"Contohnya, bagi mereka yang memiliki kebiasaan mengunyah daun sirih, pasti akan merasakan manfaatnya pada kesehatan gigi dan mulut, dikarenakan kandungan minyak asiri pada daun sirih yang kaya akan chavikol, menjadikannya bermanfaat sebagai antibakteri dengan daya bunuh bakteri hingga lima kali lipat dari antibakteri golongan fenol," kata Setiawan.

Selain itu, kata dia, kandungan tannin mampu menghentikan perdarahan pada radang gusi serta mengatasi sariawan; pigmen hijau dengan khasiat antioksidan dan khlorofil sebagai antiradang, antioksidan dan penyembuh luka.

Sejauh ini garam memang dipercaya berkhasiat mendetoks racun dan dapat membantu menanggulangi gangguan pada gusi. Sedangkan jeruk nipis yang berkhasiat untuk pengobatan sariawan, sakit gigi serta mencegah kanker mulut, serta dapat memberikan sensasi segar.

Salah satu masalah gigi dan mulut pada bulan puasa adalah bau mulut dan ini sangat erat hubungannya dengan bakteri.

"Ada ratusan spesies bakteri tinggal di mulut kita, dan sebagian besar dari mereka mencerna protein sehingga menghasilkan senyawa yang mengandung belerang yang mudah menguap dan menimbulkan bau mulut, kata DR. drg. Melanie Sadono Djamil, Mbiomed.

Bakteri dalam rongga mulut pun dapat menyebabkan gigi berlubang dan gusi berdarah. Khasiat alami dari daun sirih, garam dan jeruk nipis dapat membantu mengatasi masalah gigi yang berujung pada bau mulut.

Melanie menganjurkan selama bulan puasa setelah sahur, sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi herbal dan berkumur dengan antiseptik yang bersifat alamiah atau dari bahan alam, karena bahan alam dapat mempertahankan bakteri yang memang dibutuhkan untuk pencernaan dalam rongga mulut.

Sifat bahan alam sendiri dapat meniadakan efek samping zat aktif terhadap kesehatan tubuh yang disebut side effects substance.

No comments:

 
Copyright © 2011. ANGSA HITAM . All Rights Reserved Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates